Sebuah sarkofagus atau peti mati batu tua ditemukan beberapa orang buruh di Gianyar, Bali, saat menggali tanah di Desa Keramas, belum lama ini. Saat ditemukan, peti mati sepanjang satu meter lebih ini dalam kondisi tertanam dua meter di bawah permukaan tanah. Akibat terkena linggis saat penggalian, bagian penutup peti mati ini pecah.
Pascapenemuan ini, sejumlah arkeolog dari Balai Arkeologi Denpasar datang ke lokasi penemuan untuk memeriksa. Dari pemeriksaan sementara diketahui benda tersebut merupakan peti mati batu khas yang berumur sekitar 2.500 tahun.
Guna mengamankan situs bersejarah ini dari kerusakan lebih parah, di sekelilingnya dipasangi garis polisi. Untuk penelitian lebih lanjut, peti mati ini akan dibawa untuk diteliti di Balai Arkeologi Denpasar. (ADO/Putu Setiawan)

