Gianyar sebagai maskotnya budaya pariwisata mestinya memulai melakukan penataan baik dari tata ruang bangunan Grand Design , penataan penduduk pendatang dengan aneka warna , menyewakan tanah, kontrak sampai proses jual beli harus jelas peruntukannya, jangan seperti daerah wilayah semebaung yang tata ruang bangunan agak sembraut dan berkesan kumuh.. kedepan gianyar kaya apa mainsetnya harus semua warga gianyar khususnya bali umumnya harus perduli akan lingkungan, saya pribadi untuk kedepannya tidak sangat setuju digianyar adanya banyak kapling tanah hanya untuk memberi peluang pendatang untuk beramai ramai memadati wilayah tanpa ada penyediaan ruang gerak lapangan pekerjaan Catatan saya jagan gianyar berbangga dulu yang mungkin untuk rata rata PAD antar kabup diluar Kodya dan Badung paling tinggi tetapi jika tidak melakukan mainset yang bagus Gianayr akan seperti kuta or sanur terlambat untuk melakukan koreksi baik Tradisi budaya dan retual lainya. akan dirumah sendiri jadi pelayan cuma ini memerlukan waktu … Mohon kita bersama sama memikirkan Bali Kedepan …. sebatas wecana banyak tapi perlu aksi dan berbagi
Oleh: kadek wikan | Maret 20, 2009
Sebuah Tulisan dari wira prasasta
Ditulis dalam Berita Gianyar, Gianyar Tourism, Membangun Gianyar, Partai Demokrat Bali | Kaitkata: Bali Art, berita Bali, Berita Gianyar, Budaya bali, Kesenian Bali, Membangun Gianyar, orang Gianyar, partai demokrat, Partai Demokrat Bali

